Profil Jurusan

Jurusan Teknik Mesin merupakan satu dari tiga Jurusan pertama yang ada pada saat berdirinya Politeknik Negeri Ambon. Saat berdirinya Jurusan Teknik Mesin berada di bawah binaan Politeknik Universitas Pattimura sejak tahun 1987 dengan jenjang pendidikan D2 berdasarkan SK Mendikbud Nomor : 0211/U/1982, namun ditahun 1986 telah dilakukan pembangunan fisik gedung kuliah dan kantor, serta persiapan tenaga dosen dan peralatan laboratorium lainnya. Proses perkuliahan pertma dimulai pada tanggal 5 Oktober 1987. Politeknik ini merupakan Politeknik Negeri yang pertama di Provinsi Maluku. Berdasarkan tuntutan dan perkembangan global, maka Politeknik Universitas Pattimura memperoleh status kemandirian dan namanya berubah menjadi Politeknik Negeri Ambon (POLNAM) berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 128/O/1998 pada tanggal 12 juni 1998. Dilanjutkan dengan keputusan Dirjen Dikti Nomor : 254/Dikti/Kep/1998 pada tanggal 30 Juli 1998 peningkatan Status Program Diploma II (D2) menjadi Diploma III (D3) dengan Program Studi Teknik Mesin yang berada di bawah naungan Jurusan Teknik Mesin (JTM). Sejak tahun 2009 atas kerjasama POLNAM dan badan donor Nuffic dari negara Belanda JTM didanai dan didampingi oleh tenaga ahli dari Fontys University, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (POLMAN) dan UGM untuk melakukan revisi kurikulum yang berbasis kompetensi/Competency Based Learning (CBL). Saat ini di JTM telah diberlakukan kurikulum CBL tahun 2011, dengan pendekatan pembelajaran berbasis Student Centre Learning (SC). Dengan pengkondisian ini memungkinkan lulusan JTM akan lebih mudah mencapai kompetensi yang komprehensif sesuai kebutuhan dunia kerja yang tergambar dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai PerPres No. 8 tahun 2012. Ditahun 2011 JTM POLNAM melakukan penandatanganan MOU dengan North Coast TAFE NSW Australia guna peningkatan kapasitas SDM JTM, dan tindak lanjut MOU dimaksud TAFE mengirimkan tenaga ahlinya di bulan Mei 2012 untuk melakukan pelatihan pengelasan kapada SDM JTM.Selain kerjasama dengan luar negeri JTM juga menandatangani MOU dengan bebrapa instansi pemerintah dan swasta diantaranya Dinas Penindustrian Propinsi Maluku tahun 2013, Dinas Pendidikan SMK 2 tahun 2013, dan Suzuki .Di tahun 2014 ini dilakukan pengusulan program D4.